Menetapkan fokus merupakan keterampilan dasar dalam mengambil foto dan setiap photographer pasti sudah menentukan fokus sebelum menekan JEPRET sebuah object. Apabila menggunakan AUTO TITIK FOKUS, titik fokus bisa tertuju pada satu tempat, dan masalahnya tempat itu bukan yang kita inginkan.

Jika selama ini menggunakan AUTO TITIK FOKUS (Dengan menekan setengah shutter maka titik fokus akan berlari-lari secara random sampai menemukan titik yang menurut kamera itu adalah fokus yg kita inginkan) dan masalahnya titik tersebut bukan yang kita inginkan.

Bagaimana solusinya ?


GUNAKAN MANUAL TITIK FOKUS / AF LOCK (Mengunci Titik Fokus)

Manual titik fokus maksudnya adalah : sang fotografer menyesuaikan titik fokus di dalam kamera, apakah ingin fokus di sepertiga, ditengah, diatas, atau di bawah, selanjutnya photographer tinggal RE-KOMPOSISI dengan meletakkan TITIK FOKUS tersebut ke arah yang dinginkan, misalnya di area mata (lihat gambar), lalu tekan shutter setengah, setelah terdengarn BUNYI BEEB, bahwa fokus/tajam sudah terkunci tekan SHUTTER/JEPRET.

Prakteknya, saat kita disuatu lokasi (hunting foto) dengan banyak orang, amati dulu sekitar (jangan langsung jepret-jepret), lihat object foto, analisa komposisi bagaimana dan fokusnya di titik sebelah mana, setelah ditentukan baru arahkan lensa ke object dan titik fokus tersebut arahkan ke object (biasanya di mata/wajah) dan tekan JEPRET!!

Memang dalam cara ini perlu waktu lebih lama sebelum kita bisa benar-benar membidik, namun kita akan puas dengan hasil foto yang dihasilkan.

Jika Anda bisa menguasai teknik AF Lock, Anda bisa menempatkan subjek primer (yang Anda fokus) di mana saja di dalam bingkai gambar—tidak hanya di tengah.

Selamat mencoba.

Salam,
#fotoservo